Ditutup 15 Desember 2023, Segini Penjualan Motor Listrik Subsidi Rp7 Juta

Jakarta: Pemerintah berupaya meningkatkan penggunaan sepeda motor listrik dengan menerapkan sejumlah kebijakan. Salah satunya adalah diskon 7 juta MNT untuk produk yang dipasang secara lokal.

Motor listrik yang masuk dalam program ini setidaknya memenuhi 40% persyaratan tingkat kandungan lokal (TKDN). Berdasarkan laman SISAPIRa, saat ini terdapat 54 sepeda listrik yang mengikuti program tersebut. Ditutup 15 Desember 2023, Segini Penjualan Motor Listrik Subsidi Rp7 Juta

Perekonomian Membaik, Bapenda Kepri Menyatakan Pembelian Kendaraan Baru Mengalami Kenaikan Signifikan

Meski jumlah model sepeda motor listrik yang memenuhi syarat program subsidi terus bertambah, namun jumlah penjualannya tidak. Berdasarkan laman SISAPIRa, sepeda motor listrik yang dikirimkan pada Selasa (19/12/2023) hanya sebanyak 11.532 unit.

Namun adopsi motor listrik masih kurang baik dan puluhan bengkel menjadi mitra. Hal ini menyebabkan keputusan pemerintah untuk meningkatkan jumlah subsidi dari $7 juta menjadi $10 juta.

Rahmat Qaimuddin, Wakil Direktur Regulasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Kelautan dan Investasi, mengakui sepeda motor convertible kurang populer karena tingginya biaya yang harus dibayar konsumen.

“Kita masih coba hitung (bonusnya), jadi belum putuskan. Tapi itu yang kita fokuskan untuk meningkatkan permintaan. Yang perlu fokus adalah konversi karena biayanya besar sekali.” Rachmat di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Ditutup 15 Desember 2023, Segini Penjualan Motor Listrik Subsidi Rp7 Juta

You May Also Like

About the Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *